Text
Analisis dampak penambangan pasir laut terhadap sosial ekonomi masyarakat pesisir Desa Aeng Batu Batu Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar (Studi kasus penambangan pasir laut PT. Gasing Sulawesi)
Kota Makassar merupakan salah satu kota yang ada di Indonesia, dengan jumlah penduduk yang besar dan kegiatan perekonomian yang pesat dengan gedung perkantoran, pemukiman, industri, pelabuhan serta fasilitas lainnya seperti pusat perdagangan, hiburan dan wisata. Hal ini menyita perhatian dikarenakan kurangnya lahan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan wilayah Kota. Salah satu cara dalam mewujudkan ruang baru adalah Reklamasi Pantai. Pemerintah Daerah memanfaatkan kawasan pesisir sebagai tempat untuk melakukan berbagai aktifitas. Salah satu wilayah yang berdekatan dengan Kota Makassar yang dijadikan sebagai penambangan untuk reklamasi adalah Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar. Pengerukan pasir untuk reklamasi memberikan konflik sosial bagi masyarakat Galesong Utara. Pemanfaatan pasir laut yang berlebihan dan tidak terkendali dapat merusak daya dukungnya. Selain dampak lingkungan, dampak sosial ekonomi menjadi permasalahan utama pada daerah yang terkena dampak dari penambangan pasir. dilakukan pengusaha dan pemerintah dalam menunjang pembangunan Center Point of Indonesia CPI dan New Port. Menyikapi permasalahan tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dampak penambangan pasir laut terhadap sosial ekonomi masyarakat Desa Aeng Batu-Batu Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kasus dalam menyelidiki berbagai fenomena yang terjadi. Populasi dalam penelitian ini masyarakat terkait dan berdampak langsung dengan penambangan pasir laut dengan teknik penentuan sampel yaitu Non-Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan penambangan pasir yang ada di Desa Aeng Batu Batu Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar memiliki dampak sosial ekonomi bagi masyarakat setempat yang berdampak sangat signifikan dengan kondisi sebelum dan setelah kegiatan penambangan pasir laut. Dampak tersebut adalah: 1) Mengganggu aktifitas nelayan kecil, yaitu dengan adanya hilir mudik dan aktifitas kegiatan perusahaan penambang pasir laut. 2) Menurunkan hasil tangkapan nelayan pancing dan gill net hingga 80%. 3) Mengganggu operasi penangkapan, yaitu dengan mengusik habitat target tangkapan ikan nelayan. 4) Mengganggu daerah penangkapan ikan, sehingga fishing ground berubah yang mengakibatkan biaya operasional meningkat.
| UCM-P-J-00023_1 | UCM-P-J-00023 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain